BENTUK ORGANISASI PROYEK


BENTUK ORGANISASI PROYEK

  1. Organisasi Tradisional
Ciri-cirinya :
*      Konsultan perencana terpisah.
*      Kontraktor utama tunggal.
*      Banyak melibatkan sub-kontraktor atau dikerjakan sendiri oleh kontraktor utama.
*      Jenis kontrak yang ditetapkan : harga tetap (fixed cost), harga satuan (unit price).

  1. Organisasi Swakelola
Ciri-cirinya :
l  Pemilik proyek bertanggung jawab atas perencanaan dan pelaksanaan proyek (bertindak sebagai perencana dan kontraktor).
l  Pekerjaan dapat dilaksanakan sendiri secara fakultatif.
l  Jenis kontrak yang diterapkan : harga tetap, harga satuan, kontrak yang dinegosiasikan.

  1. Organisasi Proyek Putar Kunci (Turn-key project)
Ciri-cirinya :
l  Satu perusahaan yang bertanggung jawab baik untuk perencana maupun pelaksanaan konstruksi.
l  Adanya keterlibatan kontraktor spesialis.
l  Jenis kontrak yang diterapkan : harga tetap, harga maksimum bergaransi.

BENTUK ORGANISASI
  1. Organisasi Garis (line organization).
  2. Organisasi Garis dan Staf (line and staf organization).
  3. Organisasi Fungsional (functional organization).
  4. Organisasi Panitia (committee organization).
Organisasi Garis
(line organization)
n  Karakteristik organisasi garis :
        Bentuk organisasi tertua dan paling sederhana.
        Jumlah karyawan sedikit dan pemilik merupakan pimpinan tertinggi.
        Pemeberian wewenang dan tanggung jawab bergerak vertikal dari atas ke bawah.
n  Keunggulan :
        Bentuk sederhana, mudah dipahami dan dilaksanakan.
        Pembagian tugas, tanggung jawab, dan wewenang cukup jelas.
        Pengambilan keputusan cepat, karena komunikasi mudah.
n  Kekurangan :
        Bentuknya tidak fleksibel.
        Kemungkinan betindak otokratis dari pimpinan cukup besar.
        Ketergantungan pada seseorang cukup besar, jika salah satu hilang akan terjadi kekacauan.

2.       Organisasi Garis dan Staf
(line and staff organization)
  1. Terdapat dua kelompok orang yang berpengaruh dalam menjalankan organisasi, yaitu  :
    1. Orang yang menjalankan tugas pokok untuk pencapaian tujuan.
    2. Orang yang menjalankan tugas berdasarkan keahlian yang dimiliki, berfungsi memberikan saran kepada unit operasional, orang-orang ini disebut staf.
  2. Keunggulan :
    1. Pembagian tugas jelas.
    2. Pengambilan keputusan lebih matang.
    3. Spesialisasi keahlian dapat dikembangkan.
    4. Adanya staff ahli memungkinkan pencapaian mutu pekerjaan lebih baik.
  3. Kekurangan :
    1. Saran dari staf mungkin sulit dilaksanakan, karenan kurangnya tanggung jawab pekerjaan.
    2. Jika pejabat garis mengabaikan gagasan dari staf, maka gagasan menjadi tidak berguna.
    3. Bagi pelaksana operasional, perbedaan antara perintah dengan saran tidak jelas.

3. Organisasi Fungsional
(functional organization)
n  Organisasi yang mendasarkan pembagian tugas serta kegiatan berdasarkan spesialisasi pejabatnya.
n  Pada organisasi ini seorang bawahan dapat menerima beberapa instruksi dari pejabat dan mempertanggungjawabkan pada masing-masing pejabat yang bersangkutan.
n  Keunggulan :
        Adanya spesialisasi menyebabkan tugas dilaksanakan dengan baik.
        Koordinasi antara orang-orang dalam satu fungsi mudah dijalankan.
n  Kekurangan :
        Ditinjau dari karyawan banyaknya atasan akan membigungkan.
        Terjadi saling memetingkan fungsi masing-masing yang meyebabkan koordinasi menyeluruh sulit dijalankan.
        Mutasi pekerjaan sulit dilaksanakan karena telah terspesialisasi.

4. Organisasi Panitia
(Committee Organization)
n  Umumnya organisasi panitia dibentuk dalam waktu terbatas dan bertujuan untuk melaksanakan tugas tertentu.
n  Para anggota dikelompokkan menurut bidang tugas kegiatan tertentu dan dilaksanakan dalam bentuk satuan tugas.
n  Keunggulan :
        Keputusan dapat diambil secara cepat.
        Pembinaan kerjasama antar anggota mudah dilaksanakan.
n  Kekurangan :
        Jalur perintah sering membingungkan.
        Sulit menentukan penanggung jawab apabila terjadi hambatan.
                                Kemampuan anggota kurang dapat  berkembang.

BENTUK ORGANISASI PROYEK Rating: 4.5 Diposkan Oleh: andre tupang

0 comments:

Post a Comment