Pemeriksaan Atterbeg limit


Pemeriksaan Atterbeg limit
1.  Pemeriksaan Batas Cair (Liguid Limit)
Batas Cair adalah kadar air minimum, yaitu sifat tanah berubah dari keadaan cair menjadi plastis. Cara untuk menentukan batas cair adalah dengan memakai alat batas cair. Tanah yang dicampur dengan air ditaruh dalam cawan didalamnya dibuat alur dengan memakai alat spatula (grooving tool). Bentuk alat ini boleh dilihat pada lampiran gambar. Perinsipkerjanya yaitu dengan memutar engkol sehingga cawan dijatuhkan pada dasar na banyak hitungan dihentikan sampai tanah itu menyatu kembali.
Batas cair dilakukan beberapa kali bila mana diperlukan 25 pukulan. Biasanya percobaan ini dilakukan beberapa kali dan kadar air yang berbeda – beda, dan banyakanya pukulan dihitung untuk masing masing kadar air. Dengan demikian dapat pula dibuat grafik kadar air terhadap banyaknya pukulan,  kemudian dari grapik ini dapat dibaca kadar air pukulan ke 25 kali yang merupakan batas cair.
2.  Pemerisaan Batas Pelastis ( Plastis limit)  
Batas plastis adalah kadar batas bawah daerah plastis. Pada pemerikasaan batas plastis ini dapat didefinisikan sebagai kadar air minimum dimana tanah masih dapat menggulung sampai 3 mm (1/8 inci).
 Kadar air ditentukan dengan melengkungkan tanah pada pelat kaca sehingg diameter tanah dapat dibentuk seperti diatas. Bila tanah pecah pada saat diameter 3 mm, maka data air tanah itu adalah nilai batas plastis tanah.

Pemeriksaan Atterbeg limit Rating: 4.5 Diposkan Oleh: andre tupang

0 comments:

Post a Comment